Night Bus: Dari yang Mengubah Jam Tidur Hingga Pengalaman Mistis

Film Night Bus akan menjadi salah satu film Indonesia menarik yang bergenre action namun selama proses syutingnya, ternyata ada kisah mistis yang dialami oleh para pemain.

Indonesia semakin giat untuk dapat meningkatkan perfilman di dalam negeri ini menjadi lebih baik dengan menghadirkan beberapa film berkualitas dan salah satunya adalah Night Bus yang akan segera tayang pada tanggal 6 April mendatang. Namun siapa yang menyangka jika selama proses syuting film ini dilakukan, banyak pemain yang mengalami kejadian mistis yang aneh namun itu dinilai lumrah dalam proses syuting film.

Pengalaman Pemain Selama Proses Syuting Night Bus

Tanggal 6 April mendatang, film Night Bus yang menjadi salah satu nonton film streaming garapan anak bangsa akan tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia. Namun seperti layaknya film yang lainnya, selama proses penggarapan film ini, masih ada juga pemain yang mengalami kejadian aneh maupun hal yang sedikit mistis dan tidak mampu dinalar dengan baik oleh logika. Awalnya, selama proses dari pengambilan gambar film ini, para pemain terpajsa mengubah siklus jam tidur mereka dari yang biasanya mereka akan tidur di malam hari dan bangun di pagi hari, maka di dalam film ini, mereka harus mengubahnya sebab proses syutingnya dimulai dari sore hari hingga pagi hari selepas subuh.

Emil Heradi menjelaskan jika mereka memang syuting dimulai dari jam lima sore dan itu terus berlanjut hingga menuju di pagi hari sehingga mau tidak mau mereka mirip seperti kelelawar yang justru mulai aktif di malam hari. Sebenarnya pengambilan gambar yang dilakukan di malam hari ini bukan merupakan hal yang sangat mudah untuk dilakukan oleh para pemain termasuk juga kru yang terlibat seluruhnya dalam film tersebut. Mereka harus menahan rasa kantuk karena sudah terbiasa tidur di malam hari dan sebagian pemain justru mengaku pernah mengalami pengalaman yang mistis di beberapa lokasi syuting. Salah satunya dialami oleh aktris cilik bernama Messi di lokasi syuting.

Menurut hana Prinantina yang berperan sebagai tokoh Annisa, Messi mengaku jika dirinya melihat ular di tengah syuting namun anehnya hanya dirinya saja yang bisa melihat sementara yang lainnya tidak sama sekali. Messi disini merupakan salah satu artis cilik yang langsung terlibat dengan film ini dan usianya masih empat tahun. Dirinya mengatakan jika ular yang dilihatnya ini sangat besar dan Messi pun memperagakannya sembari merentangkan tangan lebar-lebar untuk bukti bahwa dia benar-benar melihatnya. Lokasi syuting film ini memang tidak hanya diambil dalam satu lokasi saja melainkan di beberapa kota lainnya seperti Bojongslawi, Pangandaran, Banjarsari dan Tasikmalaya.

Tantangan Selama Syuting Film Night Bus

Menurut para pemain, selain pengalaman mistis yang mereka dapatkan, ada pula tantangan yang lainnya selama proses syuting yaitu cuaca. Emil Heradi menjelaskan jika mereka pernah sangat kedinginan ketika melakukan syuting di Nagrek sebab sebelumnya syuting dilakukan di area pantai yang panas dan kemudian langsung dipindah menuju Nagrek yang sangat dingin. Film ini bercerita mengenai sekelompol orang yang sedang menumpang di dalam bus untuk menuju daerah Sampar yang merupakan kota dengan kekayaan sumber daya alamnya. Namun ternyata kota ini pun dijaga dengan sangat ketat oleh sekelompok tentara yang sedang berjaga untuk melawan para militan.

Militan ini adalah pemberontak agen bola yang ingin sekali menuntut kemerdekaan tanah kelahiran mereka sehingga para penumpang bus termasuk yang menumpang terjebak di dalam huru hara kota Sampar ini. Demi bisa memperdalam seluruh peran, hana Prinantina pun sempat berkonsultasi dengan para psikolog sebab peran yang dimainkan olehnya ini ternyata ada di dunia nyata. Dirinya pun mengaku telah melakukan banyak sekali riset soal tokoh ini dan bertanya ke psikolog mengenai seluruh body languagenya. Selain itu, diskusi juga dilakukan dengan penulis dan juga sutradara demi yang terbaik.

Jangan khawatir karena film Night Bus ini akan dapat Anda nikmati beberapa hari lagi di tanggal 6 April sebagai salah satu film Indonesia terbaik yang dibintangi oleh para artis yang ternama.