Ulasan Film The Boss Baby (2017)

Bagaimana jadinya jika seorang bayi menjadi agen rahasia dalam misi menyelamatkan dunia? Apakah orangtuanya akan menyadari hal tersebut?

Film bioskop online animasi selalu menyenangkan untuk disimak, apalagi kalau menyajikan cerita yanng lucu dan dibarengi dengan teknik animasi yang apik. Kali ini kami akan mengulas salah satu film animasi terbaru keluar DreamWorks, ‘The Boss Baby’. Disutradarai oleh Tom McGrath dan ditulis oleh Michael McCullers.

Sorang bayi ternyata tidak hadir dari proses reproduksi manusia, dia hadir karena adanya suatu pabrik pembuat bayi bernama BabyCorp. Adalah Tim yang merasa terancam karena orang tuanya mendadak membawa pulang seorang bayi dan dikenalkan padanya sebagai saudaranya. Tim tahu bahwa bayi itu bukan bayi biasa, dan ternyata dugaannya benar, sang adik bayi adalah seorang agen yang sedang dalam misi menyelamatkan dunia dari serangan puppies. Apakah Tim akan membantunya? Atau akan membongkar rahasianya?

Looks Like a Baby, But Act Like a Boss

Nyatanya seorang bayi tidak hadir dari poses biologis yang kita kenal selama ini. Sebuah pabrik bernama BabyCorp lah yang membuat bayi-bayi lucu nan imut, yang bisa tertawa saat digelitik atau pun hal-hal umum lainnya yang disukai anak bayi. Bayi lucu inilah yang akan diturunkan ke bumi untuk diberikan kepada pasangan yang membutuhkan. Namun tidak semua bayi diturunkan ke bumi, beberapa yang tidak memenuhi kriteria akan direkrut menjadi pegawai BabyCorp, lengkap dengan setelan jas, tas koper dan ruangan kerja ala kantoran.

Tapi kali ini BabyCorp harus menurunkan salah satu agennya yaitu Boss Baby ke bumi untuk mencegah kudeta yang akan dilakukan oleh para puppies dari perusahaan Puppy Co. Singkat cerita Boss Baby diadopsi oleh sepasang orang tua yang sudah lama menginginkan anak baru, mereka membawa pulang Boss Baby dan memperkenalkannya dengan anak sulung mereka, Tim. Namun Tim merasa aneh dengan penampilan adik barunya itu, mana ada anak bayi yang memakai setelan jas dan membawa tas koper kemana-mana, dan Tim juga pernah mendapati adik banyinya bisa bicara. Wow, how can a baby can talk, we mean a real baby.

Semakin hari Tim merasa semakin jengkel dengan tingkah adik bayinya, dia merasa perhatian kedua orangtuanya hanya terpusat pada si bayi. Tim yang mengetahui dan berniat membongkar rahasia Boss Baby akhirnya justru ikut terlibat dalam misi rahasia BabyCorp melawan Puppy Co, which is perusahaan Puppy Co adalah tempat ayahnya bekerja.

It’s Totally Funny

Suara khas Tobey Maguire adalah suara pertama yang akan anda dengar ketika menonton film The Boss Baby. Dia mengisi suara sebagai narator, lebih tepatnya adalah Tim Templeton yang menceritkan ulang masa kecilnya. Tidak ada yang salah dengan masa kecil Tim, semua menyenangkan sebelum orang tuanya membawa pulang seorang bayi aneh.

Yang menarik dari film ini adalah pengisi suara untuk Boss Baby. Buang jauh-jauh pikiran jika sang baby memiliki suara imut-imut, nyatanya Tom McGrath malah menunjuk Alec Baldwin yang bersuara berat untuk mengisi suara karakter Boss Baby. Pilihan yang cukup menarik memang, mengingat jarang sekali ada film animasi dengan karakter bayi namun bersuara layaknya orang dewasa.

Ide cerita film The Boss Baby berasal dari buku cerita anak-anak karya Marla Frazee, yang tentunya sudah banyak dilakukan perubahan dan tambahan oleh si penulis naskah Michael McCullers dan dibuat menjadi lebih konyol sekaligus menyentuh. Sekilas film ini mengingatkan pada film Inside Out tapi versi kurang lengkap. Maksudnya, ada beberapa bagian yang plot ceritanya mengambang atau bahkan dibuat dengan cukup gamblang, mungkin karean target penontonnya anak-anak kali ya, jadi dibuat demikian.

Terlepas dari banyaknya komentar miring kritikus film bioskop tentang The Boss Baby, namun sang sutradara berhasil merebut hati penonton. Mungkin secara alur cerita film ini buruk, namun secera eksekusi pembuatan, rasanya kita harus memberikan apresiasi. Kami sih menyarankan supaya anda meluangkan waktu untuk menontonnya, it’s totally funny.